Kekhawatiran yang dibawa sebagian besar wisatawan Muslim ke Chengdu bukan soal ada atau tidaknya makanan halal. Yang mereka pertanyakan adalah apakah masakan Sichuan yang sesungguhnya — hotpot mala yang selalu dibicarakan orang — memang tertutup bagi mereka.
Jawaban jujurnya: tidak. Makanan halal di Chengdu terkumpul di satu kawasan Distrik Qingyang di sekitar Masjid Huangcheng, dan dari titik itu Anda bisa menikmati rumah makan daging sapi, hidangan klasik Sichuan versi halal, sampai hotpot-nya. Yang justru perlu lebih hati-hati adalah memastikan status sebuah tempat di lokasi dan mengatur jam makan saat Anda seharian di luar.
Di Mana Makanan Halal Terkumpul di Chengdu
Restoran halal di Chengdu terpusat di Distrik Qingyang, di sekitar Masjid Huangcheng (皇城清真寺), masjid terbesar di Sichuan, sekitar 10 menit jalan kaki ke arah barat dari Tianfu Square. Menjadikan kawasan ini basis makan Anda berarti urusan makan dan sholat berada di satu titik yang terpusat, dekat dengan tempat wisata di Chengdu yang mengisi sisa hari Anda.

Keluarga yang baru pertama kali datang biasanya saya arahkan langsung ke kawasan ini, alih-alih mengejar daftar tempat yang tersebar di seluruh kota. Berikut tempat-tempat yang layak Anda ketahui:
- Tianfanglou — rumah makan keluarga yang paling pertama saya rekomendasikan. Ruangan bergaya Islami seluas 700 meter persegi dengan menu iga kambing panggang, daging kambing bumbu jintan, dan ayam semur ala Xinjiang. Sebagian daftar menempatkannya di sebelah masjid, sebagian lagi di dalam area masjid — direktori pun tidak sepakat, jadi pastikan dulu sebelum berangkat.
- Huangchengba Beef Restaurant (Sangui Qianjie) — spesialis daging sapi. Paru sapi ala Muslim dengan saus cabai, daging sapi kukus berbalut tepung beras, dan sup daging sapi, ditambah hotpot porsi kecil. Disebut sebagai rumah makan berusia seratus tahun, meski klaim itu hanya berasal dari satu sumber.
- Huangcheng Islam Restaurant (Luoyang Road) — daging sapi empuk yang dimasak lama dan sup kambing tradisional.
- Yuexiangcun (dekat People’s Park) — ayam marinasi dan daging sapi berbumbu khas, gaya Muslim Kanton-Sichuan.
- Huitangchun — semur hangat yang menenangkan dan pastri berlapis.
Satu peringatan yang selalu saya sampaikan: alamat, nomor telepon, dan jam buka sering berubah, dan setidaknya ada satu nomor jalan yang tercatat berbeda antar sumber. Perlakukan setiap alamat sebagai titik awal, lalu pastikan lagi begitu tiba.
Bisakah Anda Menikmati Masakan Sichuan Asli yang Halal? Hotpot, Dan Dan, dan Apa yang Sebaiknya Diambil
Bisa — hotpot khas Chengdu sepenuhnya terbuka untuk Anda di rumah hotpot halal khusus. Mereka memakai kuah dari daging sapi, kambing, dan ayam halal dengan merica Sichuan dan cabai kering, dibuat tanpa alkohol.
Mintalah panci sekat (鸳鸯, yuan yang): satu sisi mala, satu sisi ringan. Pilihan kecil itu membuat keluarga yang membawa anak bisa duduk di satu meja yang sama, dan karena itulah saya tidak pernah menyarankan siapa pun melewatkan hotpot di sini.

Anda mencelupkan irisan tipis daging sapi dan kambing, mi buatan tangan, tahu, jamur, dan sayuran. Huangcheng Muslim Hotpot (皇城清真火锅) adalah nama yang dikenal di kawasan ini untuk hotpot semacam itu.
Hidangan klasik Sichuan pun punya versi halalnya:
- Mi dan dan — memakai cincangan daging sapi atau kambing halal; semangkuk cepat, paling enak disantap di awal hari.
- Mapo tofu — dibuat dengan daging sapi atau kambing halal giling.
- Mi sapi Lanzhou — dikelola warga Hui, kuahnya lebih ringan dan tidak terlalu pedas dengan mi tarik.
- Sate kambing — dimarinasi dengan jintan dan cabai, dibakar di atas api terbuka; jajanan jalanan yang paling gampang.
Ada satu catatan yang menyertai semua ini. Di tempat mana pun yang tidak jelas bertanda halal, pastikan dulu ke stafnya sebelum Anda memesan makanan — sebuah hidangan yang secara prinsip halal tidak berarti dapurnya benar-benar memasaknya seperti itu.
Cara Memastikan Sebuah Restoran di Chengdu Benar-benar Halal
Cari aksara 清真 (qīngzhēn) — biasanya berwarna hijau, sering disertai bulan sabit atau papan dari Asosiasi Islam China, serta staf yang berhijab atau berpeci. Pertanyaan singkat yang bisa Anda ucapkan adalah “清真吗?” (qīngzhēn ma? — apakah ini halal?).
Untuk menyebutkan apa saja yang Anda hindari, ucapkan “不要猪肉、猪油或酒” (tanpa daging babi, tanpa lemak babi, tanpa alkohol). Di ponsel, cari “清真餐厅” lewat Dianping atau Amap.
Bagian ini tidak pernah saya perhalus. Papan 清真 adalah titik Anda mulai bertanya, bukan bukti bahwa Anda boleh berhenti bertanya. Direktori halal sendiri mencatat bahwa arak lazim disajikan di restoran bertanda halal di China, dan “no pork, no lard” tidak berarti dagingnya disembelih secara zabiha atau dapurnya bersertifikat.
Perhatikan beberapa hal spesifik. Arak masak (料酒) dan sebagian kecap membawa alkohol masuk ke hidangan yang dimasak lama, dan lemak babi (猪油) bersembunyi di pastri dan nasi goreng. Kalau ragu, pilih tempat yang jelas bertanda 清真, lalu nilai sendiri apa yang Anda lihat dengan standar Anda sendiri.
Makanan Halal di Luar Kawasan Qingyang
Di luar kawasan Qingyang, makanan halal di Chengdu yang bisa dipastikan lebih bersifat internasional ketimbang Sichuan. Safari di Kehua Middle Road menyajikan daging kambing ala Maroko dan couscous Tunisia.
Tandoor di Renmin South Road menyajikan butter chicken India dan naan, sementara The Sultan di Taikoo Li menghidangkan kebab Turki dan hummus. Untuk gambaran lebih luas soal makanan halal China yang akan Anda temui di kota-kota lain, pengetahuan tentang hidangannya tetap berlaku.
Untuk makan cepat yang bisa diandalkan di mana saja, kedai lamian Lanzhou (兰州拉面) yang dikelola warga Hui tersebar di hampir semua distrik.
Masakan Sichuan halal di Chengdu ada di kawasan Qingyang, sedangkan tempat-tempat internasional menyajikan apa saja kecuali Sichuan. Di area panda base tidak ada tempat halal khusus yang berani saya jamin, dan satu klaim soal bandara yang saya temukan tidak bisa dipastikan, jadi jangan mengandalkan keduanya. Makanlah sebelum berangkat, atau bawa bekal.
Mengatur Waktu Makan di Sela Jalan-jalan di Chengdu
Rencanakan urusan makan mengikuti bentuk setiap hari Anda, karena panda maupun perjalanan sehari sama-sama membuat Anda jauh dari kawasan Qingyang tepat di jam makan.
Panda base adalah agenda pagi — Anda tiba sekitar pukul 07.15, dan di lokasi tidak ada makanan halal yang bisa diandalkan. Sarapanlah dulu di kawasan Qingyang atau ambil semangkuk mi dan dan yang cepat, lalu kembali untuk makan siang yang layak.
Perjalanan sehari penuh juga begitu. Leshan dan Emei memakan waktu seharian tanpa perhentian halal yang bisa saya andalkan, jadi belilah makan siang dari kawasan Qingyang pada pagi hari dan bawa bekalnya.

Semangkuk mi cepat gampang dibawa; santapan kambing yang harus disantap di tempat tidak. Pilihan halal mana yang dekat dengan destinasi tiap hari bisa kami periksa bersama Anda lewat WhatsApp (+86-19118612939) — kirimkan tanggal dan draf rute Anda.
Letaknya terpusat di dekat People’s Park dan Tianfu Square, sehingga kawasan ini sekaligus jadi titik jangkar untuk makan dan sholat. Susun hari Anda dari sana, dan Anda jarang salah langkah.
Yang Paling Sering Salah Dipahami Wisatawan
Kesalahan yang paling sering saya lihat adalah menganggap papan hijau 清真 sebagai garis akhir, padahal itu garis awal. Wisatawan menyusun seluruh rencana makan selama perjalanan hanya berdasarkan kepercayaan pada papan nama, lalu merasa terkecoh ketika menemukan daftar minuman beralkohol di meja restoran bertanda halal.
Tanyakan “清真吗?”, sebutkan apa yang Anda hindari, dan nilai setiap tempat dengan standar Anda sendiri. Lakukan itu, dan Chengdu terbuka lebar untuk Anda, termasuk hotpot-nya.
Hal kedua yang layak dipegang: masakan Sichuan halal ada di kawasan Qingyang, jadi jadikan kawasan itu jangkar hari-hari Anda dan bawalah bekal setiap kali Anda menuju panda atau pegunungan. Sedikit perencanaan di sekitar kawasan ini yang mengubah Chengdu dari sumber kekhawatiran menjadi salah satu kota Sichuan yang paling mudah untuk makan enak.


